BINJAI-KISAH mesum Ridwan Sani (51) yang terkuak pasca dibunuh Erwin, suami Evi, wanita yang ditidurinya, dihadapi tegar oleh Tini (45), isteri Ridwan. Namun pengakuan seks terlarang itu akibat dihipnotis, tak diterimanya.
“Dia (Evi-red) itu kan katanya pernah di Pesantren? Katanya dihipnotis sampai dibawa ke hotel. Orang bodoh saja mengerti apa maksud ke hotel, masak dia nggak tau? Kan terlalu naif dia itu,” protes Tini soal pengakuan Evi ditiduri Ridwan di hotel kawasan Pancurbatu.
Namun Evi yang ditemui saat membesuk suaminya di Mapolresta Binjai, membantah soal pernah hidup di pesantren. “Memang sehabis tamat SMA lalu, aku merantau dan bekerja di Batam. Tapi aku di sana bukan masuk pesantren melainkan ikut majelis taqlim pimpinan AA Gym. Itupun nggak lama, karena hari itu aku ngikutinya cuma seminggu aja,” terangnya.
Soal kedekatannya dengan almarhum Ridwan serta isterinya, Evi tak menampik. “Istri korban itu memang orangnya polos kali dan lemah lembut. Dia itu nggak banyak tau tentang kegiatan suaminya di luar. Kurasa Ibu itupun nggak banyak tau kalau suaminya itu pandai meramu obat-obatan,” terang Evi yang mempertahankan alibi, perbuatan mesum itu karena dia merasa terpedaya.
Disinggung tentang suaminya yang telah membunuh Ridwan, Evi mengaku akan tetap setia. “Walau suamiku harus menjalani hukuman berapa tahun, aku tetap akan setia. Aku akan berusaha mencari kerja untuk menanggung biaya hidupku dan mengurus suamiku di penjara,” ujarnya.
Sedangkan Erwin saat ditemui di sela pemeriksaan di unit Reskrim Polresta Binjai, juga mengaku masih sayang dengan Evi, meski pernah ditiduri pria lain. “Namanya juga istri bang. Sebenarnya aku kemarin itu hanya mau ngasih pelajaran dengan menikam bagian kemaluannya saja. Karena memang aku geram kali mendengarnya hingga aku khilaf,” kata Erwin tertunduk. (aswin)

Sumber: Posmetro Medan