Kamis, 19 November 2009
BINJAI-HAMPIR semua daerah Tk II/kota, di Sumatera Utara (Sumut), sibuk mempersiapkan diri menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Orang-orang yang bakal maju coba peruntungan untuk menjadi kepada daerah, pun kini mulai bergerilya mencari simpatik, baik masyarakat atau pun partai.
Wajah-wajah para pejabat baik yang masih aktif atau yang telah pensiun, kini mereka menghiasi sudut-sudut setiap kota daerah Tk II/kota. Binjai misalnya. Beberapa baleho atau billboard yang terbentang di pinggir jalan kota, sudah dihiasi gambar dengan dibarengi kata-kata janji dan pengharapan.
Tapi, dari sekian wajah yang coba peruntungan tadi, kini, warga Binjai sekitarnya, bahkan sampai ke Langkat, sedang hangat-hangatnya membicarakan salah satu wajah tersebut. Pria beruntung itu adalah juga salah satu putra terbaik Binjai. Adalah, dr. Indra Salahuddin M Kes MM. Hingga saat ini dia masih aktif menjadi Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Langkat.
Walau belum resmi mendaftarkan diri menjadi calon walikota, tapi, dr. Indra memang sudah menyiapkan diri menjadi bagian penting di kota yang biasa disebut Kota Rambutan tersebut. Dan, orang yang bakal mendampinginya kelak adalah Zainuddin Purba SH atau akrab dipangil Pak Uda.
Bahkan kini, pasangan bakal calon (Balon) walikota dan wakil walikota itu, kini menjelma menjadi idola masyarakat, bila dibandingkan dengan Balon-balon lainnya.
Hal itu terlihat di setiap sudut kota Binjai, seperti di kedai-kedai kopi, pajak dan tempat lainnya.
Memang, waktu pemilihan kepala daerah masih lama, 1010 nanti. Tapi, dukungan demi dukungan kini, sudah mengalir kepada pasangan tersebut.
Di mata masyarakat Binjai, dr. Indra Salahuddin M.Kes MM dan Zainuddin Purba, memang tidak asing lagi. Pria yang beristrikan Dra. Endang Setya Fatma Nurtini, Akt, itu memang lahir dan besar di Binjai. Dan selama jadi Kadis Kesehatan Langkat, dia selalu menunjukkan kinerja yang baik hingga sederetan prestasi pun diraihnya.
Pria kelahiran 6 Juli 1962, itu juga dikenal sosok ayah yang baik. Dan sifat itu memang sudah diwarisinya dari mendiang ayahnya, (alm) Drs. H. Abdul Cholik, yang juga dikenal baik di Binjai. Karena di masanya, almarhum adalah tokoh pendidikan dan mantan anggota DPRD Binjai. Sementara Hj. Nafisah-ibunda dr Indra juga seorang pahlawan tanpa jasa (guru).
Nah, di dunia birokrat, ayah beranak 4 ini juga berjalan mulus. Di mulai tahun 1990 dr Indra tercatat sebagai CPNS. dr Indra memulai PNS nya dari pangkat dan golongan Penata Muda/ III-a, bertugas sebagai dokter di Puskesmas di Padang Cermin, Langkat.
Selanjutnya, Indra menjabat Pjs Kasi P2M di Dinkes Langkat (1993), Pjs Kepala Puskesmas Kec. Gebang (1994), Pjs Ka. Puskesmas Stabat (1994) dan Kadis Kesehatan Langkat (1999-sekarang)
Disela-sela kesibukananya, dr Indra juga aktif berorganisasi, seperti; Pramuka, IDI, PMI, Pujakesuma, KAHMI, GABBSI, MABMI, PKBI dan KONI. Karena itu, sederetan jabatan pun disandangnya antara lain, sebagai Ketua Harian Kwartir Cabang Pramuka Langkat, Ketua Bidang Kesehatan Pertina Langkat, Wakil Ketua Pujakesuma Langkat, Penasehat MABMI dan Ketua Bidang Kesehatan KONI Langkat.
Melihat latar belakang Dr Indra tadi, Ia layak jadi calon Walikota Binjai karena punya bibit, bobot dan bebet yang baik dan jelas. Sementara Zainuddin Purba SH alias Pak Uda, juga dikenal baik di Binjai sekitarnya. Apalagi sekarang pria yang juga Ketua DPD KNPI dan Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Binjai, itu baru terpilih menjadi DPRD Kota Binjai dari Partai Golkar.
Hingga akhirnya, duet dr Indra dan Pak Uda diyakini banyak orang akan membawa perubahan di Kota Binjai. Lebih dari itu, keduanya pun dipandang sebagai pasangan yang cocok dan serasi untuk memimpin di kota Rambutan dalam periode lima tahun ke depan. “Sudah tidak ada cacatnya lagi kalau dr. Indra dan Pak Uda memimpin Kota Binjai,” seru warga yang berharap keduanya terpilih kelak.
Berikan Hak Masing-Masing
Dari pandangan-pandangan warga dan tokokh-tokoh di Binjai, kemarin Darwis, reporter Posmetro Medan, menyempatkan diri menyambangi dr Indra di ruang kerjanya.
Di sana, dr Inda terang-terangan mengaku sudah sipa maju untuk jadi pemimpin di Binjai. Bahkan dalam kesempatan itu, dr Indra sempat bicara soal visi-misinya ke depan.
“Awalnya tak terpikir oleh Saya untuk maju jadi calon walikota Binjai, tapi banyak masyarakat yang datang menemui dan berharap Saya mau maju menjadi Balon Walikota,” Kata Indra.
Masih Indra, “Melihat banyaknya dukungan yang datang tersebut, rasanya saya berdosa kalau tidak mengabulkan keinginan masyarakat tadi, oleh sebab itulah saya langsung melakukan Sholat Istiqorah mohon petunjuk kepada Yang Kuasa agar diberikan jalan yang terbaik, apakah maju sebagai Balon walikota atau tidak,” tambahnya.
“Insya Allah, kalaupun nanti saya terpilih dan diijinkan Tuhan menjadi orang nomor satu di Binjai, maka Saya akan melakukan perubahan untuk mewujudkan harapan dan keinginan masyarakat Kota Binjai yang lebih maju dan sejahtera. Saya rasa kita harus kembalikan semuanya kepada yang berhak, artinya hak masyarakat harus diberikan kepada masyarakat, hak PNS harus diberikan kepada PNS dan seterusnya, jadi tidak ada yang merasa haknya dirampas,” ujar Dr Indra berjanji.
Selain dirinya, Pak Uda yang akan mendampinginya kelak bila terpilih menjadi pemimpin di Binjai, sepakat dengan ucapan rd Indra. Bahkan, Ucoj Jahar-panggilan akrab lainnya terhadap Zainuddin Purba, bernjanji akan berjuang untuk menghapuskan korupsi, kolusi dan nefotisme (KKN) di Kota Binjai. (darwis)