Selasa, 17 November 2009
BINJAI-UNTUK kesekian kalinya warga Kel. Mencirim, Binjai Timur, kembali berunjuk rasa di Jl. Juanda dan Jl. Diponegoro, kemarin (16/11). Massa menghentikan laju truk yang dituding biang perusak jalan. Pihak Pemko hanya menutup mata dengan aksi tersebut.
Massa menilai Wakil Wali Kota Binjai Anhar Monel tidak sesuai. Bagaimana tidak, pengerjaan yang dilakukan Tanggal 6 November lalu hanya menambal jalan yang berlobang saja. Karenanya, warga menuding terjadi penyunatan anggaran yang dilakukan oknum Pemko Binjai.
Anggota DPRD Kota Binjai Surya Wahyu Dalimunthe SH, mengaku telah berulangkali memanggil SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), namun pengaspalan jalan tak juga terealisasi.
“Kita menyayangkan Pemko Binjai yang terkesan tutup mata melihat kondisi ini,” ujar Surya. Sementara, warga yang ditemui POSMETRO MEDAN di lokasi, mengaku pemblokiran jalan akan terus dilakukan, sampai jalan tersebut diperbaiki.
“Saat Wakil Wali Kota berjanji, kami begitu yakin, tapi ternyata itu hanya isapan jempol belaka. Jadi, jangan salahkan kami melakukan pemblokiran jalan dan mensortir kenderaan yang melintas. Kalau truk galian C, kami tak akan beri ijin melintas,” teriak Dahlan Siregar, seorang warga. (aswin)

 

Sumber: Posmetro Medan