BINJAI-MALANG menimpa Rafidin Lumbangaol (27) dan Erna Safrida (33). Cowok Sidikalang dan cewek Jl. Perintis Kemerdekaan, Kec. Binjai Utara, ini tertimpa peti kemas yang lepas dari truk container BK 4984 QU, kemarin (10/11). Rafidin terjepit, sedangkan Erna terpental sejauh 2 meter.
Ceritanya, saat itu keduanya mengendarai Yamaha Vega R BK 4984 QU. Rencananya mereka ke showroom sepeda motor di Jl. Gatot Subroto Binjai. Saat melintas di Jl. Umar Baki, Kel. Limau Mungkur, Kec. Binjai Barat, Rafidin yang mengemudikan sepeda motornya, berniat melewati truk kontainer di depannya.
Rafidin memacu sepeda motornya. Tapi naas bagi keduanya. Ketika kendaraan mereka tepat berada di tengah truk milik PT. Buana Lestari Indah (BLI) Medan, tiba – tiba peti kemas sepanjang 20 meter lepas dan jatuh tepat menimpa keduanya. Rafidin tak bisa mengelak. Akibatnya, kedua kakinya hancur. Sementara Erna terpental sejauh 2 meter. Wanita ini mengalami luka di wajah.
Melihat kejadian itu, warga pun berhamburan mengerumuni korban. Rafidin yang terjepit, berhasil dievakuasi warga. Dengan mobil pickup, kedua korban dibawa ke RSU dr. Djoelham Binjai. Namun, karena luka mereka cukup parah, keduanya dirujuk ke RSU H. Adam Malik Medan. Sementara, supir truk kontainer itu melarikan diri.
Menurut Rasid (34), saksi mata, mengungkapkan jatuhnya peti kemas itu setelah menghantam pohon yang ada di tepi jalan. “Kami lagi ngopi di warung, namun tiba-tiba terdengar suara keras yang membuat kami kaget,” ucap Rasid.
Peristiwa ini selain kelalaian supir truk, juga akibat kurangnya perhatian Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Binjai. Petugas dari Dinas ini tidak peduli dengan kondisi pohon yang sudah condong ke badan jalan. (aswin)

 

Sumber: Posmetro Medan