Sumber: Posmetro Medan

BINJAI-KEKESALAN warga Kelurahan Mencirim, Kec. Binjai Timur, semakin tak terbendung. Tak hanya mendirikan tenda, kemarin (4/11) massa kembali memblokade Jl. Ir. H. Juanda. Kali ini dengan melintangkan balok dan menanam pohon di badan jalan. Tuntutannya : Pemko Binjai tanggap dengan kondisi jalan yang rusak parah itu.
Sebab, ditemukan 200 an lobang yang siap mencelakakan pengguna jalan. Jika tak ekstra hati-hati, nyawa jadi taruhannya. Seperti kecelakaan pada 27 November lalu (selengkapnya baca : kaki).
Pantauan POSMETRO MEDAN di lokasi, akibat aksi pemblokiran itu, aktivitas jalan di sana lumpuh. Pengendara terpaksa memutar arah, khususnya mobil. Peran serta ibu – ibu rumah tangga juga terlihat. Sebagai bentuk solidaritas, mereka menyumbangkan nasi bungkus untuk pendemo.
Kekesalan juga dilampiaskan warga pada anggota DPRD Binjai yang tinggal di kawasan itu, yakni Bagus Handoko. Massa menilai Bagus tak peduli nasib mereka setelah terpilih jadi anggota dewan. “Jangan tidur aja! Bapak dipilih karena masyarakat, jadi bapak harus membela rakyat, jangan pakai sarung saja” teriak warga.
Tapi sayang, warga tetap tak berhasil bertemu Bagus. Hingga akhirnya massa meninggalkan rumah Bagus. “Kalau memang dia (Bagus) menyadari sebagai wakil rakyat, seharusnya dia keluar menemui kami, bukannya mengurung diri di dalam,” kesal seorang warga.
Akhirnya, setelah seharian berunjuk rasa, akhirnya kemarin keluhan warga Kelurahan Mencirim direspon Pemko Binjai. Hari ini (5/11), Jl. Ir. H. Juanda akan segera diperbaiki. Janji itu dilontarkan Wakil Wali Kota Binjai Anhar Monel.
“Minggu lalu kami telah mengutus pihak Kesbang Linmas untuk memperbaiki jalan yang rusak, tapi nyatanya, baru sebagian yang diperbaiki.
Jadi, dalam beberapa hari ini kami memang telah bermusyawarah membahas masalah ini. Bapak Wali Kota telah mengintruksikan jajarannya, besok (hari ini, red) jalan itu harus diperbaiki,” ucap Anhar sembari mohon maaf dengan kondisi itu. (aswin)