Sumber: Posmetro Medan

Selasa, 3 November 2009
BINJAI-Walau pernah jadi terdakwa kasus korupsi dana raskin dan dipenjara 7 bulan, Arman Syahril S Sos tetap dipercaya menjabat di instansi jajaran Pemko Binjai. Mantan Lurah Binjai Estate ini, kemarin (2/11) dilantik menjabat Kepala Seksi (Kasi) Kebersihan Disperindagsar Binjai. Padahal, kasus korupsinya masih dalam tahap kasasi di Mahkamah Agung.

Lewat putusan Pengadilan Negri Binjai No:361/Pid.B/2008/PN-Bj tanggal 24 Februari 2009 lalu, Arman divonis 1 tahun dan denda sebesar Rp 50 juta. Namun, pada 29 Mei 2009, majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Medan melalui surat putusan Nomor : 316/Pid/2009/PT-Mdn Jo, membatalkan putusan PN Binjai. Dasar itu, JPU Rinaldy SH mengajukan kasasi dan hingga kemarin belum ada keputusannya.

“Memang, berdasarkan putusan PT Medan, membatalkan putusan PN Binjai. Dimana dalam uraian surat amar putusan tersebut dinyatakan untuk membebaskan terdakwa dari dakwaan pertama dan kedua. Dan memerintahkan supaya terdakwa dibebaskan dari Rumah Tahanan Negara. Namun kita saat ini masih menunggu proses kasasi di Mahkamah Agung yang hingga kini belum turun. Apabila nanti hasil kasasi dari MA telah kita ketahui, terdakwa yang berdasarkan vonis PN Binjai 1 tahun dan baru menjalani masa hukuman selama 7 bulan, nantinya beliau harus menjalani sisa hukuman selama 5 bulan lagi yang belum di jalaninya,” terang Rinaldy.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Binjai, Ikbal Pulungan, saat dikonfirmasi terkait pengangkatan mantan lurah yang pernah menyunat dana raskin warga Binjai Estate itu, berkata telah sesuai prosedur.

“Pelantikan ini sudah sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan. Di dalam hukum, semua diberlakukan sama, tidak ada yang berbeda. Lagi pula, dia sudah bebas dari jeratan hukum. Kenapa dimasalahkan lagi? Kan nggak ada masalah. Kecuali kalau terbutki bersalah dan dipenjara lagi, maka kita nanti akan mencopot jabatannya kembali,” ujar Pulungan buru-buru masuk ke mobilnya.

Lucunya, saat pelantikan pejabat eselon II dan III Pemko Binjai yang berlangsung di Pendopo Umar Baki Binjai, kemarin, Amran yang berpeci hitam dan berada di barisan kedua para pejabat yang dilantik, terlihat resah dan gelisah menghindari jepretan kamera Aswin, reporter POSMETRO MEDAN.

Sementara itu, Koordinator Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut, Togar Lubis, berkata pengangkatan itu sah. “Namun alangkah lebih baik agar kiranya Pemko Binjai melantik orang yang lebih baik dan benar-benar bersih dari permasalahan. Dilantiknya mantan Lurah itu sih memang sah-sah aja, tapi apakah Pemko Binjai kekurangan orang-orang terbaik yang mampu menjaga kewibawaan aparatur pemerintahannya,” ketus Togar.(*)